Pertamina Sediakan Ruang Belajar Darurat SMPN 19 Bengkulu

Pertamina Patra Niaga melalui Fuel Terminal Pulau Baai menghadirkan ruang belajar darurat bagi siswa SMP Negeri 19 Kota Bengkulu, Kelurahan Padang Serai, Kecamatan Kampung Melayu. 

Bengkulu — Pertamina Patra Niaga melalui Fuel Terminal Pulau Baai menghadirkan ruang belajar darurat bagi siswa SMP Negeri 19 Kota Bengkulu, Kelurahan Padang Serai, Kecamatan Kampung Melayu. Bantuan tersebut diberikan untuk menjaga kegiatan belajar mengajar tetap berjalan selama sekolah dalam proses pemulihan pascakebakaran.

Fasilitas tersebut merupakan bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina Patra Niaga. Sebelumnya, sebanyak 192 siswa harus mengikuti pembelajaran dalam dua shift, pagi dan siang, akibat keterbatasan ruang kelas.

Pertamina menyerahkan empat unit tenda, 160 unit meja dan kursi, enam papan tulis, serta enam kipas blower. Fasilitas tersebut diharapkan membuat proses pembelajaran kembali berlangsung lebih nyaman dan mendekati kondisi normal.

Manager CID Planning, Monev, and Reporting Pertamina Patra Niaga, Edward Manaor Siahaan, mengatakan pendidikan menjadi salah satu perhatian perusahaan, terutama dalam kondisi yang membutuhkan dukungan dan kolaborasi berbagai pihak. Menurutnya, fasilitas tersebut diharapkan membantu siswa tetap belajar secara nyaman selama proses pemulihan sekolah.

“Pendidikan sebagai fondasi penting bagi masa depan anak-anak. Kami berharap fasilitas yang diberikan dapat membuat kegiatan belajar lebih nyaman, efektif, dan bermanfaat bagi siswa,” ujar Edward.

VP Corporate Communications Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan kondisi pascakebakaran tidak seharusnya menghambat siswa mendapatkan pengalaman belajar yang layak. Karena itu, Pertamina berupaya mendukung penyediaan ruang belajar sementara hingga proses pemulihan sekolah berjalan.

“Yang terpenting bagi kami adalah memastikan anak-anak tetap memiliki ruang untuk belajar, tumbuh, dan mengejar cita-citanya. Semoga kehadiran ruang belajar sementara ini dapat membantu para siswa dan guru menjalankan aktivitas pembelajaran dengan nyaman,” ujar Kitty.

Selain menyerahkan fasilitas belajar, Pertamina juga memberikan edukasi energi dan keselamatan kepada para siswa. Materi yang diberikan mencakup pengenalan produk Pertamina, kewaspadaan terhadap api, serta cara memadamkan api secara aman melalui praktik sederhana.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Pemerintah Kota Bengkulu, BPBD Kota Bengkulu, Sentra Dharma Guna Bengkulu, serta jajaran Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel dan Fuel Terminal Pulau Baai. Kehadiran sejumlah pihak tersebut menjadi bagian dari kolaborasi dalam mendukung proses pemulihan kegiatan pendidikan di SMPN 19 Bengkulu.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu, Ilham Putra, mengapresiasi dukungan Pertamina Patra Niaga terhadap sekolah dan para siswa. Menurutnya, bantuan tersebut membantu memastikan proses pembelajaran tetap berjalan selama masa pemulihan.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pertamina Patra Niaga atas bantuan dan perhatian yang diberikan. Fasilitas ini sangat berarti bagi sekolah dan para siswa agar proses pembelajaran tetap berjalan dengan baik,” ujar Ilham.

Kepala SMPN 19 Kota Bengkulu, Lia Anggraini, juga menyampaikan apresiasi atas bantuan tersebut. Ia menilai fasilitas yang diberikan sangat membantu sekolah menyediakan ruang belajar sementara bagi siswa.

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan bantuan Pertamina Patra Niaga. Fasilitas ini sangat bermanfaat bagi sekolah dan anak-anak agar mereka tetap bisa belajar dengan nyaman,” tutur Lia.

Melalui program TJSL tersebut, Pertamina Patra Niaga turut mendukung keberlangsungan pendidikan sekaligus memberikan edukasi energi dan keselamatan kepada siswa. Program ini juga menjadi bagian dari kontribusi perusahaan terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, khususnya pendidikan berkualitas dan kemitraan.

© Copyright 2022 - Wartabisnis.id | Bisnis Mendunia