Pertamina Jamin Pasokan Energi Bengkulu Aman Selama Arus Mudik dan Balik Lebaran

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjDQFgTISSRpgYa_iEnhm4E0TXoq_D1AhDt0QGisb8Ra2Rb3wcXw4jyimI0h-OWQk2ejV8BeEPlI1LvTORVEr3xkeow4DN0OQMyndrav5qEkuW15o4a3QmjWUd3yUbyE9uVCzWPt40hgrO8Sa8FZWVx0fFLHd6VQet1tvUZIPqC7iD3AzACb6sB-IaeQA/s1600/WhatsApp%20Image%202022-09-03%20at%2017.38.46.jpegBengkulu - Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) memastikan kesiapan pasokan energi di Provinsi Bengkulu tetap terjaga selama momentum mudik dan arus balik Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
 

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Erwin Dwiyanto, menyampaikan bahwa berbagai langkah strategis telah disiapkan untuk menjaga stabilitas distribusi energi di wilayah tersebut.

Menurut dia, koordinasi lintas sektor terus diperkuat, mulai dari pemerintah daerah hingga aparat keamanan, guna memastikan proses penyaluran berjalan tanpa hambatan.

“Langkah antisipatif sudah kami siapkan agar pasokan tetap aman dan distribusi berjalan lancar di seluruh wilayah kerja,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima di Bengkulu, Senin.

Pertamina melalui Satuan Tugas (Satgas) Ramadhan dan Idul Fitri 2026 memprediksi adanya perubahan pola konsumsi energi selama periode Lebaran. Untuk bahan bakar jenis gasoline seperti Pertalite dan Pertamax Series, konsumsi diperkirakan meningkat sekitar 10 persen dibandingkan kondisi normal.

Sebaliknya, penggunaan gasoil seperti Biosolar dan Dex Series diproyeksikan mengalami penurunan hingga 22 persen, seiring menurunnya aktivitas angkutan logistik selama masa libur.

Di sisi lain, konsumsi elpiji 3 kilogram diperkirakan naik sekitar 8 persen, terutama didorong kebutuhan rumah tangga. Sementara itu, permintaan avtur diprediksi melonjak hingga 42 persen akibat meningkatnya aktivitas penerbangan di Bengkulu.

Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, Pertamina telah melakukan penambahan stok di sejumlah titik. Tambahan pasokan gasoline mencapai 918 kilo liter (KL), sedangkan gasoil ditingkatkan sebesar 267 KL.

Tak hanya itu, distribusi elpiji 3 kilogram juga diperkuat dengan tambahan pasokan sebesar 215 metrik ton (MT), khususnya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan pelaku UMKM.

Erwin menegaskan bahwa kesiapan ini tidak hanya dilakukan di Bengkulu, tetapi juga di seluruh wilayah operasional Sumatera Bagian Selatan, mengingat tingginya mobilitas masyarakat saat Lebaran.

Sebagai bagian dari upaya pengawasan, Satgas Ramadhan dan Idul Fitri diaktifkan penuh untuk memantau kondisi stok, distribusi, hingga operasional fasilitas energi secara berkala.

Dari sisi sarana, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel didukung jaringan infrastruktur yang mencakup terminal BBM, terminal elpiji, SPBU, Pertashop, SPBE, agen elpiji, hingga Aviation Fuel Terminal yang seluruhnya siap beroperasi.

Selain itu, layanan tambahan juga disediakan di jalur-jalur strategis seperti jalur tol, wisata, dan lintas utama. Fasilitas tersebut meliputi SPBU Siaga, agen elpiji Siaga, layanan modular, motorist, mobile storage, hingga Serambi MyPertamina untuk menunjang kenyamanan masyarakat.

Pertamina turut mengimbau masyarakat agar membeli BBM dan elpiji secara bijak sesuai kebutuhan, serta memilih bahan bakar berkualitas guna menjaga performa kendaraan selama perjalanan.

Dengan berbagai langkah tersebut, Pertamina optimistis kebutuhan energi masyarakat selama Ramadhan hingga arus balik Lebaran dapat terpenuhi dengan baik, sehingga aktivitas ibadah dan perjalanan masyarakat dapat berlangsung aman dan lancar.

© Copyright 2022 - Wartabisnis.id