Kegiatan ini menjadi langkah konkret BRMP Bengkulu dalam mengawal program strategis Kementerian Pertanian RI untuk mewujudkan swasembada pangan nasional melalui optimalisasi lahan produktif di wilayah Bengkulu.
Acara dibuka dengan arahan dari BPPSDMP (Idha Widi Asanti) yang menekankan percepatan masa tanam sebagai kunci pencapaian swasembada pangan berkelanjutan.
Usai arahan, aksi tanam serentak langsung dilakukan di lahan pertanian, dilanjutkan dengan temu lapang di Desa Dusun Baru, Kecamatan Karang Tinggi untuk memastikan penerapan teknologi modernisasi pertanian berjalan efektif di lapangan.
Pj Swasembada Pangan Provinsi Bengkulu (Andi M. Idil Fitri) menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari target nasional 50.000 hektar, untuk Provinsi Bengkulu ditargetkan 641 ha dan Kabupaten Bengkulu Tengah 30 ha. Ia juga mengapresiasi Tim Penyuluh Pertanian Bengkulu Tengah atas persiapan acara yang matang.
Asisten Daerah II Kabupaten Bengkulu Tengah ( Nurul Iwan Setiawan) menegaskan pentingnya bantuan irigasi guna mencegah alih fungsi lahan menjadi kebun sawit sekaligus meningkatkan luas tanam padi.
Senada, Pj Brigade Pangan Provinsi Bengkulu (Inneke Kusumawati) menyoroti perlunya akurasi data LTT agar sinkron antara e-pusluh dan SKA serta usulan alsintan yang sesuai kebutuhan lapangan.
Kepala BRMP Bengkulu, (Shannora Yuliasari) menegaskan target 30 ha di Bengkulu Tengah harus tercapai sesuai arahan Menteri Pertanian guna meraih produktivitas 10 ton per hektare melalui teknologi, beliau juga menyampaikan BRMP mendapat tugas tambahan verifikasi program bantuan pemerintah yang wajib ditandatangani Kadis Pertanian, serta akan segera menyelenggarakan bimtek daring program PM-AAS.
Menanggapi kondisi lapangan, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bengkulu Tengah (Helmi Yuliandri) menyebutkan kendala kurangnya alsintan dan belum optimalnya ketersediaan air, ia menginstruksikan penyuluh untuk segera mengidentifikasi irigasi rusak agar dapat diusulkan ke Balai Wilayah Sungai.
Kegiatan ditutup dengan diskusi interaktif yang mengukuhkan komitmen bersama untuk menyinergikan pendampingan teknis dan percepatan infrastruktur irigasi demi keberhasilan swasembada pangan di Bengkulu.



Social Header