![]() |
| Yazied, Dwi, Yosadi, Gandra dan Hasyim saat tiba di Sapporo, Hokkaido. |
Hal tersebut disampaikan oleh perwakilan JPM di Jepang, Reni. Ia mengungkapkan pihaknya telah merencanakan penambahan pengiriman tenaga kerja sesuai dengan permintaan dari hotel-hotel mitra.
“Kami telah merencanakan penambahan pengiriman tenaga kerja berdasarkan permintaan dari hotel rekanan. Penempatan akan dikelompokkan berdasarkan wilayah, di antaranya Sapporo, Hokkaido sekitar 20 hingga 25 pekerja, Kyoto sekitar 20 pekerja, dan saat ini proses pengiriman telah dimulai,' katanya.
"Sementara untuk wilayah Tokyo menjadi permintaan terbesar, yakni sekitar 45 pekerja. Kebutuhan ini khusus untuk pekerja dengan visa Tokutei Ginou (TG) atau Specified Skilled Worker,” jelas Reni.
Ia menambahkan, berdasarkan hasil evaluasi internal, tenaga kerja asal Bengkulu dinilai memiliki performa kerja yang baik.
“Berdasarkan evaluasi dan survei internal kami, performa kerja terbaik sejauh ini berasal dari pekerja asal Bengkulu,” ujarnya.
Untuk itu, pihaknya berharap LPK Azea Bengkulu International dan Kaizu Hamagi Gakkou dapat memenuhi kebutuhan tenaga kerja tersebut.
“Kami berharap Azea Bengkulu dan Kaizu tetap fokus mencetak tenaga kerja dengan etos kerja tinggi, semangat, dan kualitas terbaik agar mampu bersaing dengan tenaga kerja dari negara lain,” tambahnya.
Reni menilai peluang ini sangat baik untuk dimanfaatkan, karena selain memberikan pengalaman dan pengembangan diri, juga menawarkan penghasilan yang kompetitif.
“Ini merupakan peluang untuk go internasional sekaligus menjadi solusi dalam menyerap tenaga kerja dan mengurangi angka pengangguran,” tutupnya. (dri)

Social Header