Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Bengkulu Bidang Perekonomian dan Pembangunan, RA Denni, hadir mewakili Gubernur Bengkulu Helmi Hasan dalam kegiatan tersebut.
Program Gerakan Pangan Murah merupakan kegiatan nasional yang dilaksanakan oleh jajaran kepolisian mulai dari Mabes Polri hingga seluruh Polda dan Polres di Indonesia. Kegiatan ini diawali dengan rapat koordinasi nasional melalui zoom meeting bersama Kapolri yang diikuti oleh jajaran kepolisian di seluruh daerah.
Di Bengkulu, kegiatan tersebut juga dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sebagai bentuk sinergi dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat, khususnya selama bulan suci Ramadan hingga menjelang Idulfitri.
RA Denni menyampaikan apresiasi kepada Polda Bengkulu atas pelaksanaan program pangan murah yang dinilai sangat membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
“Melalui kegiatan ini masyarakat dapat memperoleh bahan pokok seperti beras dengan harga yang lebih murah. Tentu ini sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan selama Ramadan hingga menjelang Lebaran,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolda Bengkulu melalui Kepala Bidang Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Ichsan Nur menjelaskan bahwa Gerakan Pangan Murah 2026 merupakan kelanjutan dari program serupa yang sebelumnya sukses dilaksanakan Polri pada tahun 2025.
Menurutnya, program ini bertujuan membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar, sekaligus mendukung distribusi stok pangan dari Bulog serta meringankan beban ekonomi masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah komoditas dijual dengan harga di bawah harga pasar. Di antaranya beras SPHP Bulog kemasan 5 kilogram dijual seharga Rp56.500, minyak goreng Rp14.500 per liter, serta gula pasir Rp17.000 per kilogram.
Ke depan, program Gerakan Pangan Murah ini direncanakan berlangsung selama satu tahun penuh dan akan diperluas hingga tingkat Polsek. Dengan demikian, masyarakat di berbagai wilayah dapat lebih mudah mengakses bahan pokok dengan harga terjangkau tanpa harus mengeluarkan biaya transportasi tambahan.

Social Header