Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten III Pemerintah Kota Bengkulu Tony Elfian, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Bengkulu Wahyu Yuwana Hidayat, Kepala Otoritas Jasa Keuangan Bengkulu Ayu Laksmi Syntia Dewi, serta perwakilan sejumlah perbankan termasuk dari Bank Bengkulu. Kehadiran berbagai pihak tersebut menunjukkan sinergi lembaga keuangan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat selama Ramadan.
Kepala Perwakilan BI Bengkulu Wahyu Yuwana Hidayat mengatakan, pada tahun ini pihaknya menyiapkan uang dalam jumlah lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi. Ia menjelaskan, permintaan uang tunai biasanya meningkat cukup tinggi pada momen Ramadan dan Idul Fitri.
“Permintaan uang pada Ramadan memang relatif tinggi. Secara nasional setiap tahun BI mengeluarkan hampir Rp8 triliun, dengan puncaknya pada Ramadan dan Idul Fitri. Selama Ramadan saja uang yang keluar sekitar Rp2 triliun,” ujar Wahyu.
Ia menambahkan, masyarakat dapat menukarkan uang lama dengan uang baru melalui dua metode, yakni penukaran tunai (cash to cash) maupun digital ke tunai (digital to cash) menggunakan QRIS. Menariknya, masyarakat yang melakukan penukaran melalui QRIS akan mendapatkan minyak goreng gratis sebagai bentuk apresiasi.
Menurut Wahyu, layanan penukaran uang ini sebenarnya telah berlangsung sejak 19 Februari dan akan terus dilaksanakan hingga menjelang Idul Fitri. Khusus selama tiga hari pelaksanaan di lokasi tersebut, tersedia kuota sekitar 6.900 penukaran dengan total uang baru yang disiapkan lebih dari Rp30 miliar.
Selain layanan penukaran uang, di lokasi kegiatan juga digelar pasar murah yang menyediakan berbagai komoditas pangan dengan harga terjangkau bagi masyarakat.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Bengkulu Ronny P. L. Tobing menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia yang telah menyelenggarakan program SERAMBI untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan uang layak edar selama Ramadan dan Idul Fitri.
“Pemerintah Kota Bengkulu mengapresiasi Bank Indonesia yang telah menyelenggarakan program SERAMBI. Program ini memberikan kemudahan bagi masyarakat sekaligus memastikan ketersediaan uang layak edar,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan transaksi, tetapi juga menjadi sarana edukasi agar masyarakat semakin mencintai dan bangga menggunakan Rupiah. Pada kesempatan tersebut, Wawali Ronny juga mencoba langsung layanan penukaran uang menggunakan metode digital to cash melalui QRIS serta menyaksikan proses penukaran uang yang dilakukan masyarakat.
