Vice President Bank Mandiri Area Bengkulu, Teguh Prakoso, mengatakan pertemuan tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada para jurnalis yang selama ini berperan dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Menurutnya, hubungan baik antara perbankan dan media penting untuk menjaga komunikasi yang positif dan berkelanjutan.
Ia menjelaskan, Bank Mandiri sebagai salah satu bank BUMN memiliki peran sebagai agen pembangunan yang turut mendorong aktivitas ekonomi daerah.
Melalui berbagai produk pembiayaan, Bank Mandiri terus mendukung pelaku usaha, mulai dari Kredit Usaha Rakyat (KUR), Kredit Usaha Mikro (KUM) untuk UMKM, hingga fasilitas kredit payroll bagi karyawan serta KPR subsidi untuk mendukung program pembangunan tiga juta rumah dari pemerintah.
Selain itu, masyarakat kini juga semakin dimudahkan dengan layanan digital perbankan seperti Livin’ by Mandiri dan Kopra by Mandiri yang memungkinkan berbagai transaksi dan investasi dilakukan secara lebih praktis.
Teguh menambahkan, tren transaksi digital di Bengkulu menunjukkan perkembangan positif dalam dua tahun terakhir. Penggunaan QRIS, mesin EDC, serta layanan digital lainnya meningkat signifikan, menandakan masyarakat semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi keuangan.
Dari sisi penyaluran kredit, Bank Mandiri mencatat kualitas pembiayaan di Bengkulu tetap terjaga dengan baik. Tingkat kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) untuk penyaluran KUR tercatat sangat rendah, bahkan mendekati nol persen. Hal ini menunjukkan bahwa penyaluran kredit kepada pelaku UMKM di Bengkulu dinilai tepat sasaran.
Bank Mandiri juga mengajak para pelaku usaha lokal untuk terus mengembangkan usaha di daerah. Dengan memanfaatkan potensi dan sumber daya lokal, diharapkan perputaran ekonomi dapat tetap berada di Bengkulu sehingga mampu memberikan dampak yang lebih luas bagi kesejahteraan masyarakat.


Social Header