Pantauan PT Hutama Karya (Persero) menunjukkan peningkatan trafik sudah mulai terasa, termasuk di ruas Tol Bengkulu–Taba Penanjung. Dalam beberapa hari terakhir, jumlah kendaraan yang melintas terus mengalami kenaikan.
Pada Jumat (13/3/2026), tercatat sebanyak 1.619 kendaraan melintas. Angka tersebut meningkat menjadi 1.900 kendaraan pada Sabtu (14/3/2026).
Pelaksana Harian (Plh) EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, mengatakan peningkatan arus lalu lintas mulai terpantau di berbagai ruas utama JTTS, terutama pada jalur penghubung antarkota dan akses menuju kawasan perkotaan.
“Kondisi ini menunjukkan mobilitas masyarakat yang terus tumbuh menjelang periode puncak mudik Lebaran 2026, terlebih menjelang diberlakukannya kebijakan WFA pada 16 Maret,” ujarnya.
Secara kumulatif, total trafik harian di seluruh ruas JTTS yang telah beroperasi pada 14 Maret 2026 mencapai 135.924 kendaraan. Jumlah tersebut meningkat 31,16 persen dibandingkan kondisi normal.
Menurut Hamdani, tren kenaikan ini mengindikasikan sebagian masyarakat mulai memilih mudik lebih awal guna menghindari kepadatan saat puncak arus mudik.
“Kami melihat masyarakat cukup antusias melakukan perjalanan lebih cepat untuk menghindari kepadatan,” jelasnya.
Peningkatan signifikan juga terjadi di sejumlah ruas tol utama di Sumatera. Per 14 Maret 2026, Tol Terbanggi Besar–Kayu Agung mencatat 21.655 kendaraan atau naik 59,89 persen. Tol Palembang–Indralaya–Prabumulih dilalui 22.464 kendaraan, meningkat 60,27 persen.
Sementara itu, Tol Betung–Tempino–Jambi mencatat 10.526 kendaraan atau naik 25,35 persen. Ruas tol yang masih berstatus fungsional turut menyumbang trafik sebanyak 8.827 kendaraan.
Menghadapi peningkatan arus lalu lintas tersebut, Hutama Karya mengimbau pengguna jalan tol untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik, terutama bagi masyarakat yang memilih mudik lebih awal.
“Kami mengingatkan pengguna jalan untuk merencanakan perjalanan dengan matang, mematuhi rambu lalu lintas, menjaga batas kecepatan dan jarak aman, serta memastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima,” tandas Hamdani.


Social Header