Bengkulu - PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports Kantor Cabang Bandara Fatmawati Soekarno terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian kebudayaan daerah dan pengembangan pariwisata Bengkulu. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan pengembangan sanggar seni kepada Sanggar Seni Malabero dan Sanggar Seni Insan Lawang Budaya, Rabu (8/7/2026).
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh General Manager PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Kantor Cabang Bandara Fatmawati Soekarno, Trisna Wijaya, kepada perwakilan kedua sanggar seni tersebut. Bantuan ini menjadi bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) InJourney Airports Community Upskilling For Aviation 2026.
Trisna mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan dalam mendukung masyarakat, khususnya dalam menjaga keberlangsungan kebudayaan daerah di Bengkulu. Menurutnya, pelestarian budaya menjadi bagian penting dalam mendorong pengembangan pariwisata berbasis kearifan lokal.
"Bantuan yang diserahkan secara simbolis kepada Sanggar Seni Malabero dan Sanggar Seni Insan Lawang Budaya hari ini merupakan implementasi dari program TJSL InJourney Airports Community Upskilling For Aviation 2026 serta bentuk tanggung jawab sosial perusahaan terhadap pelestarian kebudayaan daerah," ujar Trisna.
Ia menjelaskan, bantuan kepada sanggar seni diharapkan dapat memperkuat keberadaan seni budaya lokal sekaligus mendukung sektor pariwisata Bengkulu. Dengan berkembangnya aktivitas kebudayaan, Trisna berharap dapat meningkatkan daya tarik wisata serta kunjungan wisatawan ke Bengkulu.
"Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Kantor Cabang Bandara Fatmawati Soekarno senantiasa berkomitmen untuk hadir di tengah-tengah masyarakat melalui berbagai program CSR guna melestarikan kebudayaan asli Bengkulu dan meningkatkan roda perekonomian masyarakat," tutur Trisna.
Selain penyaluran bantuan sanggar seni, InJourney Airports Bandara Fatmawati Soekarno juga menghadirkan berbagai kegiatan untuk memberikan ruang bagi masyarakat dan menghidupkan suasana bandara. Salah satunya melalui turnamen e-sport Mobile Legends dan Free Fire yang diikuti pekerja bandara serta peserta dari luar bandara.
Trisna menyampaikan, kegiatan e-sport tersebut menjadi wadah bagi peserta untuk mengembangkan kemampuan sekaligus mengukur keterampilan di bidang olahraga elektronik. Ia juga mengapresiasi dukungan para mitra dan stakeholder yang turut menyukseskan rangkaian kegiatan tersebut.
Kegiatan di Bandara Fatmawati Soekarno turut diramaikan dengan kehadiran pelaku UMKM di sekitar bandara yang menawarkan berbagai produk kepada pengunjung. Kehadiran UMKM tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya tarik kawasan bandara sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.
Trisna berharap berbagai kegiatan positif yang dilaksanakan di Bandara Fatmawati Soekarno dapat terus mendapat dukungan dari pemerintah dan seluruh stakeholder. Kolaborasi tersebut dinilai penting agar bandara dapat memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat serta mendukung perkembangan Provinsi Bengkulu.
Sejak Januari 2026, Bandara Fatmawati Soekarno telah menyalurkan berbagai program CSR yang manfaatnya dirasakan langsung masyarakat. Program tersebut di antaranya revitalisasi rumah ibadah, bantuan sembako, serta penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan gratis di Bengkulu.


Social Header