General Manager Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu, Trisna Wijaya, mengatakan pembatalan dilakukan sebagai langkah untuk memastikan keselamatan penumpang dan kru pesawat. Kondisi tersebut membuat sejumlah penerbangan yang terhubung dengan Bandara Soekarno-Hatta harus terdampak.
Adapun penerbangan yang mengalami pembatalan pada Minggu (6/9/2026) yakni ID 6819 rute Bengkulu (BKS)-Jakarta (CGK) pukul 06.00 WIB. Kemudian IU-834/835 rute Jakarta-Bengkulu-Jakarta dengan jadwal 09.20/10.00 WIB.
Selain itu, penerbangan SI 7250 rute Pangkalan Bun (PXA)-Bengkulu (BKS) pukul 08.35 WIB dan SI 7253 rute Bengkulu (BKS)-Manado (MPC) pukul 09.05 WIB juga terdampak.
“Pembatalan penerbangan ini dilakukan guna menjaga keselamatan baik penumpang maupun kru pesawat,” kata Trisna Wijaya.
Trisna menyebutkan, tim operasional Bandara Fatmawati Soekarno telah berkoordinasi dengan pihak maskapai dan instansi terkait untuk menangani penumpang yang terdampak pembatalan maupun penundaan penerbangan. Pembaruan informasi terkait penerbangan yang terdampak juga dilakukan secara berkala.
Ia mengimbau masyarakat yang akan bepergian melalui Bandara Fatmawati Soekarno untuk memantau jadwal penerbangan dan berkoordinasi langsung dengan maskapai. Hal itu penting untuk memastikan jadwal serta kondisi penerbangan sebelum menuju bandara.
Manajemen InJourney Airports Bandara Fatmawati Soekarno, lanjut Trisna, terus bersinergi dengan seluruh stakeholder untuk memastikan pelayanan kepada pengguna jasa tetap berjalan. Pihaknya juga berharap kondisi akibat erupsi Anak Gunung Krakatau dapat segera teratasi sehingga operasional penerbangan kembali normal.
.jpg)



Social Header