Pembahasan utama mengarah pada peran bank daerah dalam mendorong target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen. Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, menekankan BPD tidak hanya berfungsi sebagai lembaga keuangan, tetapi harus aktif mendorong pergerakan ekonomi di daerah.
“Target pertumbuhan ekonomi sudah jelas. Bank daerah harus ambil peran dan berkontribusi langsung,” ujar Mian.
Ia menyebut, Pemerintah Provinsi Bengkulu telah menyiapkan langkah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, termasuk melibatkan pelaku usaha dan memperkuat peran perbankan daerah dalam pembiayaan sektor produktif.
Menurutnya, bank daerah tidak bisa lagi bersifat pasif. Dukungan terhadap sektor riil, khususnya usaha lokal, menjadi kunci agar target pertumbuhan dapat tercapai.
Sementara itu, Plt Direktur Utama Bank Bengkulu, Iswahyudi, mendorong peserta kegiatan untuk ikut menggerakkan ekonomi lokal selama berada di Bengkulu, salah satunya dengan berbelanja produk UMKM.
“Belanja di daerah ini juga bagian dari mendorong ekonomi lokal,” kata Iswahyudi.
Seminar nasional FKDK BPD Wilayah Barat dijadwalkan berlangsung pada Kamis (23/4/2026) dengan agenda pembahasan lanjutan terkait penguatan peran bank daerah dalam pembangunan ekonomi.


Social Header