HEADLINE

Investasi Bengkulu Tembus Rp2,85 Triliun, Pemprov Siapkan Sejumlah Proyek Potensial


Bengkulu – Realisasi investasi Provinsi Bengkulu hingga triwulan II 2026 mencapai Rp2,85 triliun atau 49,67 persen dari target tahun ini sebesar Rp5,75 triliun. Pemerintah Provinsi Bengkulu terus menyiapkan sejumlah proyek potensial untuk menarik investor dan mengejar target investasi hingga akhir 2026.

Wakil Gubernur Bengkulu Mian mengatakan kepercayaan investor tidak hanya ditentukan oleh potensi ekonomi daerah, tetapi juga kesiapan proyek dan kepastian berusaha. Karena itu, pemerintah daerah berupaya memastikan peluang investasi yang ditawarkan memiliki kesiapan untuk direalisasikan.

Menurut Mian, Pemprov Bengkulu bersama pemerintah kabupaten dan kota sedang menginventarisasi berbagai potensi investasi yang dapat ditawarkan kepada investor. Sejumlah sektor yang menjadi prioritas pengembangan meliputi infrastruktur dan energi, pariwisata, hilirisasi serta agrikultur.

Pada sektor infrastruktur dan energi, peluang investasi yang ditawarkan antara lain pengembangan kawasan industri dan Pelabuhan Pulau Baai, energi panas bumi atau geotermal Hulu Lais Bengkulu, serta proyek perkeretaapian Lubuklinggau-Bengkulu. Sementara sektor pariwisata mencakup pembangunan taman wisata air, wisata mangrove hingga destinasi ikan larangan.

Di sektor hilirisasi, Bengkulu menawarkan pengembangan industri pakan ikan, hilirisasi kopi robusta di Kabupaten Kepahiang serta hilirisasi pertanian padi. Adapun sektor agrikultur mencakup pengembangan desa kopi di Kabupaten Lebong dan budi daya udang vaname.

Mian mengatakan pemerintah daerah juga berkomitmen memperkuat iklim investasi melalui peningkatan infrastruktur, kepastian perizinan berusaha dan koordinasi lintas pemerintahan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan berbagai peluang investasi dapat disiapkan dan ditawarkan secara lebih terarah.

Selain itu, pemerintah daerah akan mengawal proyek investasi melalui pelayanan terpadu satu pintu agar proses perizinan dan kesiapan usaha tidak menjadi hambatan bagi investor. Dengan realisasi yang telah mencapai Rp2,85 triliun hingga triwulan II, Pemprov Bengkulu menargetkan investasi sebesar Rp5,75 triliun dapat tercapai pada akhir 2026.