PNM Salurkan Pembiayaan Rp739,125 Miliar untuk UMKM Regional Bengkulu


Bengkulu – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Lampung Regional Bengkulu telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp739,125 miliar hingga September 2026 untuk mendukung permodalan pelaku usaha ultra mikro dan UMKM. 

Dari jumlah tersebut, total pembiayaan aktif tercatat mencapai Rp489,085 miliar dengan jumlah nasabah sebanyak 125.672 orang yang tergabung dalam 7.417 kelompok.

Penyaluran pembiayaan tersebut didukung 31 unit layanan Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) dan 123 karyawan pendamping. Selain menyediakan akses permodalan, PNM juga memperkuat kapasitas nasabah melalui pendampingan dan pelatihan agar usaha yang dijalankan dapat berkembang secara berkelanjutan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar yang digelar PNM Cabang Lampung Regional Bengkulu, Kamis (15/10/2026). Kegiatan ini diikuti 240 nasabah PNM di Kota Bengkulu serta 10 nasabah binaan Dinas Koperasi dan UKM Kota Bengkulu.

Pemerintah Kota Bengkulu menyambut upaya pemberdayaan tersebut karena dinilai dapat memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat. Hal itu disampaikan Staf Ahli Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan Pemkot Bengkulu, Dewi Dharma, yang hadir mewakili Wali Kota Bengkulu.

Dewi mengatakan, akses pembiayaan perlu diimbangi dengan pemahaman pengelolaan keuangan agar modal yang diterima dapat digunakan secara tepat. Pelaku usaha juga perlu mampu memisahkan keuangan pribadi dan usaha, menyusun perencanaan keuangan, serta memanfaatkan peluang pasar untuk mengembangkan bisnis.

“Tema ‘Cerdas Finansial, UMKM Naik Kelas’ yang diangkat hari ini merupakan upaya penting untuk meningkatkan pemahaman nasabah PNM dalam mengelola keuangan usaha secara bijak, terencana, dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Menurut Dewi, peningkatan kapasitas usaha menjadi penting, terutama bagi perempuan prasejahtera yang banyak menjalankan usaha mikro untuk menopang ekonomi keluarga. Melalui pendampingan berkelanjutan, pelaku UMKM diharapkan mampu meningkatkan kemampuan pengelolaan usaha dan memperluas jangkauan pemasaran.

Dalam kegiatan PKU Akbar tersebut, peserta mendapatkan pembekalan melalui talkshow, seminar, dan pameran produk. Materi yang diberikan mencakup literasi keuangan, literasi digital, serta pengembangan usaha untuk menunjang peningkatan kapasitas bisnis nasabah.

Pemkot Bengkulu berharap dukungan pembiayaan yang disertai pendampingan dapat membuka lebih banyak peluang bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usahanya. Sinergi antara PNM dan pemerintah daerah diharapkan turut memperkuat ekonomi keluarga serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Kota Bengkulu dan wilayah sekitarnya. (**)

© Copyright 2022 - Wartabisnis.id | Bisnis Mendunia