Pelatihan ini bertujuan membantu para guru beradaptasi dengan perkembangan teknologi, khususnya pemanfaatan AI dalam dunia pendidikan. Selain mengenalkan berbagai perangkat AI, kegiatan ini juga menekankan pentingnya integritas akademik dan etika dalam penggunaannya di lingkungan sekolah.
Koordinator Wilayah Mafindo Bengkulu, Dr. Gushevinalti, M.Si., mengatakan bahwa perkembangan teknologi AI perlu disikapi secara bijak oleh para pendidik agar dapat dimanfaatkan secara positif dalam proses pembelajaran.
“AI ibarat pisau bermata dua. Guru harus mampu menjadi navigator bagi siswa. Pendidik perlu memahami etika penggunaan AI agar teknologi ini tidak mencederai integritas akademik, tetapi justru menjadi alat yang membantu proses belajar mengajar,” ujarnya.
Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari Dinas Pendidikan Provinsi Bengkulu. Kepala Sub Bagian Bidang Pemantauan Dinas Pendidikan Provinsi Bengkulu, Sastro Pardianto, mengapresiasi inisiatif Mafindo dalam mendorong adaptasi teknologi di dunia pendidikan dengan tetap memperhatikan nilai-nilai kemanusiaan.
Dalam sesi praktik yang dipandu instruktur Iyud Dwi Mursito, M.I.Kom., para peserta diajak langsung mencoba berbagai platform AI untuk membuat media pembelajaran yang lebih interaktif. Beberapa platform yang diperkenalkan antara lain Suno untuk pengembangan materi berbasis audio serta Dremina untuk pembuatan visualisasi konten pembelajaran.
Pemanfaatan teknologi ini diharapkan dapat membantu guru memproduksi media pembelajaran dengan lebih mudah sehingga dapat lebih fokus pada penyampaian materi dan pembinaan karakter siswa.
Pelatihan di Bengkulu merupakan bagian dari program nasional Mafindo yang didukung oleh Google.org, AVPN, dan Asian Development Bank (ADB). Program ini menargetkan pelatihan bagi sekitar 10.000 guru di 40 kota di Indonesia dalam kurun waktu 18 bulan.
Sebagai tindak lanjut, Mafindo juga menyediakan akses Learning Management System (LMS) bagi para peserta agar dapat terus memperdalam pengetahuan terkait pemanfaatan AI dalam pendidikan secara mandiri.
